Thursday, 26 July 2012

Dajjal

Dari Abi Umamah Al-Bahiliy, beliau berkata: "Rasulullah SAW telah berkhutbah di hadapan kami. Dalam khutbahnya itu Baginda banya menyentuh masala Dajjal"

Baginda telah bersabda : "Sesungguhnya tiada fitnah yang lebih hebat di dunia selain daripada fitnah yang dibawa oleh Dajjal. Setiap nabi yang diutuskan oleh Allah SWT ada mengingatkan kaumnya tentang dajjal. Aku adalah nabi yang terakhir sedangkan kamu adalah umat yang terakhir, Dajjal itu tidak mustahil datang pada generasi kamu. Seandainya dia datang sedangkan aku masih berada di tengah-tengah kamu, maka aku adalah sebagai pembela bagi setiap mukmin. Kalau dia datang setelah kematianku, maka setiap orang menjaga dirinya. Dan sebenarnya Allah akan menjaga orang-orang mukmin. 

"Dajjal itu akan datang nanti dari satu tempat antara Syam dan Irak. Dan mempengaruhi manusia dengan begitu cepat sekali. Wahai hamba Allah SWT, wahai manusia, tetaplah diri kamu. Disini akan saya terangkan kepada kamu ciri-ciri Dajjal, yang belum diterangkan oleh nabi-nabi sebelumku kepada umatnya.? Pada mulanya nanti Dajjal itu mengaku dirinya sebagai nabi. Ingatlah, tidak ada lagi nabi sesudah aku. Setelah itu dia mengaku sebagai Tuhan. Ingatlah bahawa Tuhan yang benar, tidak mungkin kamu lihat sebelum kamu mati. Dajjal itu cacat matanya, sedangkan Allah SWT tidak cacat, bahkan tidak sama dengan baharu. Dan juga di antara mata Dajjal itu tertulis KAFIR, yang dapat dibaca oleh setiap mukmin yang pandai baca atau yang buta huruf.

"Di antara fitnah Dajjal itu juga dia membawa syurga dan neraka. Nerakanya itu sebenarnya syurganya sedangkan syurganya itu neraka, yakni panas. Sesiapa di antara kamu yang disiksanya dengan nerakanya, hendaklah dia meminta pertolongan kepada Allah dan hendaklah dia membaca pangkal surah al-Kahfi, maka nerakanya itu akan sejuk sebagaimana api yang membakar Nabi Ibrahim itu menjadi sejuk.

"Di antara tipu dayanya itu juga dia berkata kepada orang Arab: "Seandainya aku sanggup menghidupkan ayah atau ibumu yang sudah lama meninggal dunia itu, apakah engkau mengaku aku sebagai Tuhanmu?" Orang Arab itu akan berkata: "Tentu." Maka syaitan pun datang menyamar seperti ayah atau ibunya. RUpanya sama, sifat-sifatnya sama dan suaranya pun sama. Ibu bapanya berkata kepadanya: "Wahai anakku, ikutilah dia, sesungguhnya dialah Tuhanmu."

"Di antara tipu dayannya juga dia tipu seseorang, yakni dia bunuh dan dia belah dua. Setelah itu dia katakan kepada orang ramai: "Lihatlah apa yang akan kulakukan terhadap hambaku ini, sekarang akan ku hidupkan dia semula. Dengan izin Allah orang mati tadi hidup semula. Kemudian Laknatullah Alaih itu bertany : "Siapa Tuhanmu?" Orang yang dia bunuh itu, yang kebetulan orang beriman, menjawab : "Tuhanku adalah Allah, sedangkan engkau adalah musuh Allah." Orang itu bererti lulus dalam ujian Allah dan dia termasuk orang yang paling tinggi darjatnya di syurga."

Kata Rasulullah SAW lagi : "Di antara tipu dayanya juga dia suruh langit supaya menurunkan hujan tiba-tiba hujan pun turun. Dia suruh bumi supaya mengeluarkan tumbuh-tumbuhannya tiba-tiba tumbuh. Dan termasuk ujian yang paling berat bagi manusia, Dajjal itu datang ke perkampungan orang-orang baik dan mereka tidak mengakunya sebagai Tuhan, maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman dan ternakan mereka tidak menjadi.

"Dajjal itu datang ke tempat orang-orang yang percaya kepadanya dan penduduk kampung itu mengakunya sebagai Tuhan. Disebabkan yang demikian hujan turun di tempat mereka dan tanam-tanaman mereka pun menjadi. "Tidak ada kampung atau daerah di dunia ini yang tidak didatangi Dajjal kecuali Makkah dan Madinah. Kedua-dua kota itu tidak dapat ditembusi oleh Dajjal kerana dikawal oleh Malaikat. Dia hanya berani menginjak pinggiran Makkah dan Madinah. Namun demikian ketika Dajjal datang ke pergunungan di luar kota Madinah, kota Madinah bergoncang seperti gempa bumi. Ketika itu orang-orang munafik kepanasan seperti cacing dan tidak tahan lagi tinggal di Madinah. Mereka keluar dan pergi bergabung dengan orang-orang yang sudah menjadi pengikut Dajjal. Inilah yang dikatakan hari pembersihan kota Madinah.

Dalam hadis yang lain, "di antara fitnah atau tipu daya yang dibawanya itu, Dajjal itu lalu di satu tempat kemudian mereka mendustakannya (tidak beriman kepadanya), maka disebabkan yang demikian itu tanam-tanaman mereka tidak menjadi dan hujan pun tidak turun di daerah mereka. Kemudian dia lalu di satu tempat mengajak mereka supaya beriman kepadanya. Mereka pun beriman kepadanya. Maka disebabkan yang demikian itu Dajjal menyuruh langit supaya menurunkan hujannya dan menyuruh bumi supaya menumbuhkan tumbuh-tumbuhannya. Maka mereka mudah mendapatkan air dan tanam-tanaman mereka subur."

Dari Anas bin Malik, katanya Rasulullah SAW bersabda: "Menjelang turunnya Dajjal ada tahun-tahun tipu daya, iaitu orang-orang pendusta dipercayai orang, dan orang jujur tidak dipercayai. Orang yang tidak amanah dipercayai dan orang amanah tidak dipercayai."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah SAW ada bersabda: "Bumi yang paling baik adalah Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal nanti ia dikawal oleh Malaikat. Dajjal tidak sanggup memasuki Madinah. Pada waktu datangnya Dajjal (di luar Madinah), kota Madinah bergegar tiga kali. Orang-orang munafik yang ada di Madinah (lelaki atau perempuan) bagaikan cacing kepanasan kemudian mereka keluar meninggalkan Madinah. Kaum wanita adalah yang paling banyak lari ketika itu. Itulah yang dikatakan hari pembersihan. Madinah membersihkan kotorannya seperti tukang besi membersihkan karat-karat besi."

Diriwayatkan oleh Ahmad, hadis yang diterima dari Aisyah r.a. mengatakan : "Pernah satu hari Rasulullah SAW masuk ke rumahku ketika aku sedang menangis. Melihat saya menangis beliau bertanya : "Mengapa menangis?" Saya menjawab : "Ya Rasulullah, engkau telah menceritakan Dajjal, maka saya takut mendengarnya." Rasulullah s.a.w berkata : "Seandainya Dajjal datang pada waktu aku masih hidup, maka aku akan menjaga kamu dari gangguannya. Kalau dia datang setelah kematianku, maka Tuhan kamu tidak buta dan cacat."

Dari Jabir bin Abdullah, katanya Rasulullah s.a.w bersabda : "Dajjal muncul pada waktu orang tidak berpegang kepada agama dan jahil tentang agam. Pada zaman Dajjal ada empat puluh hari, yang mana satu hari terasa bagaikan setahun, ada satu hari yang terasa bagaikan sebulan, ada satu hari yang terasa satu minggu, kemudian hari-hari berikutnya seperti hari biasa."

Ada yang bertanya : "Ya Rasulullah, tentang hari yang terasa satu tahun itu, apakah boleh kami solat lima waktu juga?" Rasulullah s.a.w menjawab: "Ukurlah berapa jarak solat yang lima waktu itu." Menurut riwayat Dajjal itu nanti akan berkata: "Akulah Tuhan sekalian alam, dan matahari ini berjalan dengan izinku. Apakah kamu bermaksud menahannya?" Katanya sambil ditahannya matahari itu, sehingga satu hari lamanya menjadi satu minggu dan satu bulan.

Setelah dia tunjukkan kehebatannya menahan matahari itu, dia berkata kepada manusia: "Sekarang apakah kamu ingin supaya matahari itu berjalan?" Mereka semua menjawab: "Ya, kami ingin." Maka dia tunjukkan lagi kehebatannya dengan menjadikan satu hari begitu cepat berjalan.

Menurut riwayat Muslim, Rasulullah s.a.w bersabda: "Akan keluarlah Dajjal kepada umatku dan dia akan hidup di tengah-tengah mereka selama empat puluh. Saya sendiri pun tidak pasti apakah empat puluh hari, empat puluh bulan atau empat puluh tahun. Kemudian Allah SWT mengutus Isa bin Maryam yang rupanya seolah-olah Urwah bin Mas'ud dan kemudian membunuh Dajjal itu."

Wednesday, 25 July 2012

Malaikat Malaikat Masuk Dari Semua Pintu



Diceritakan dari Abdul Wahid bin Zaid yang berkata: Dahulu aku pernah naik sebuah perahu. Tiba- tiba bertiuplah angin ribut, sehingga kami semua terdampar di sebuah pulau. Disana aku sempat menjumpai seorang lelaki penyembah berhala. Kami kemudian bertanya kepadanya, "Wahai Fulan ! Siapakah yang sedang kamu sembah itu?" Lelaki itu kemudian menunjuk ke sebuah berhala, dan kami kembali bertanya, "Diperahu, kami mempunyai seorang teman yang biasa membuat benda seperti ini (berhala) . Akan tetapi, benda ini bukanlah merupakan sembahan sepertimana Tuhan!"
"Lalu siapa yang kalian sembah?" tanya lelaki penyembah berhala itu.
"Allah," jawab kami.
"Siapa Allah itu?" tanyanya.
"Zat dimana 'Arasy-Nya ada dilangit, kekuasaanNya ada dibumi dan keputusanNya berlaku bagi yang masih hidup serta yang telah mati," jawab kami semua.
"Bagaimana kalian dapat mengenaliNya?" tanya lelaki itu lagi.
"Tuhan kami telah mengutus seorang utusan yang mulia dan beliaulah yang menerangkan semua itu," jawab kami. "Lalu apa yang dilakukan oleh utusan itu?" tanyanya. "Beliau telah menyampaikan risalahnya dan kemudian beliau pun telh wafat." jawab kami serentak. "Apakah beliau tidak meninggalkan sebuah bukti kepada kalian?" tanya lelaki penyembah berhala itu. "Ya, beliau meninggalkan kitab Allah," jawab kami lagi. "Tolong perlihatkan kepadaku kitab Allah itu, aku yakin kitab-kitab Allah itu indah sekali," kata lelaki tadi. 
Kami pun mengambilkan sebuah mushaf. Setelah melihatnya, dia berkata, "Aku tidak pernah tahu kitab ini!" Kami lalu membacakan sebuah surah al-Quran dan ketika kami membacanya, dia pun menangis sehingga kami selesai membaca satu surah. Selepas kami membacanya, dia pun berkata "Sudah selayaknya Pemilik kalam ini tidak diderhakai." Akhirnya lelaki penyembah berhala itu pun masuk Islam, dan ikut bersama kami. Kami ajarkan hukum-hukum Islam serta sebahagian surah-surah Al-Quran kepadanya.

Saat malam tiba, selepas melakukan solat Isyak, kami merebahkan diri dipembaringan, lelaki itu  kemudian berkata "Wahai saudaraku ! Apakah Tuhan yang telah kalian tunjukkan kepadaku ini ketika malam tiba juga turut tidur?"
"Tidak, wahai hamba Allah! Dia adalah Maha Besar, Maha Berdiri sendiri dan tidak akan pernah tidur," jawab kami semua.
"Kalau begitu, orang paling buruk adalah kalian semua. Kalian semua tidur, sedang Tuhan kalian tidak pernah tidur," kata lelaki tadi.

Kami semua kagum oleh kata-katanya itu, maka ketika kami sampai di daerah Ubbadan, hali ini kuberitahu kepada teman-temanku, "Dia baru saja masuk agama Islam." Kami mengumpulkan beberapa keping wang dirham, selanjutnya kami berikan kepadanya. Saat kami serahkan, dia berkata, "Apa ini?"

"Kami berikan ini kepadamu," jawab kami. "Laa ilaaha illallaah, kalian telah menunjukkan aku kesebuah jalan yang selamanya bekum pernah kalian lalui. Dahulu aku berada disebuah jazirah dengan menyembah berhala, tetapi berhala itu tidak pernah membuat hidup aku miskin. Maka sekarang tidak mungkin Tuhan yang aku sembah ini akan membuat aku susah, sedang aku sendiri mengingatiNya siang dan malam," kata lelaki itu.

Selang beberapa hari, aku mendapat khabar bahawa lelaki itu menderita sakit parah. Aku datang menjenguk dan bertanya kepadanya, "Adakan yang dapat kubantu untukmu?"
"Yang dapat membantuku adalah orang yang bersam kalian ke jazirah tempat tinggalku," demikian jawabnya.

Pada saat itu mataku terasa mengantuk sekali hingga akhirnya aku pun tertidur disisinya. Didalam tidur aku bermimpi bahawa dimakam Ubbadan ada sebuah taman dan ditaman itu ada sebuah kubah. Di dalam kubah tersebut ada sebuah pembaringan . Di atasnya duduk seorang bidadari jelita yang belum pernah kulihat sebelumnya.

Gadis itu kemudian berkata, "Demi Allah, aku memohon kepadamu agar dia datang dengan secepatnya. Sungguh, aku telah rindu kepadanya!"

Aku pun terbangun dan ternyata setelah kuamati lelaki itu sudah meninggal dunia. Aku ikut merawat jenazahnya, mulai dari memandikan, mengafan, menyembahyangkan dan seterusnya menguburkannya.

Tengah malam aku bermimpi lagi bertemu dengan lelaki itu, dia berada dalam kubah bersanding dengan bidadari yang kujukpai dalam mimpiku sebelumnya. Aku dengar lelaki itu sedang membaca ayat yang bermaksud :
"...sedang malaikat-malaikat masuk ketempat-tempat mereka dari semua pintu; (sambil mengucapkan), "Salamun 'alaikum bima shabartum (salam sejahtera buat kalian semua atas kesabaran kalian semua)." Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu."
(Ar-Ra'd:23-24) 

Thursday, 19 July 2012

Tangisan Rasulullah

RASULULLAH MENANGIS KERANA SIKAP WANITA



Rasulullah ceritakan pengalaman saksi balasan dahsyat ketika isra' mi'raj, Ali berkata: "Saya dengan Fatimah pergi menghadap Rasulullah SAW. Kami dapati beliau sedang menangis, lalu kami bertanya kepadanya, apakah yang menyebabkan ayahanda menangis, ya Rasulullah?" Baginda SAW menjawab: "Pada malam aku diisrak hingga ke langit, di sana aku melihat perempuan dalam keadaan amat dahsyat. Dengan sebab itu aku menangis mengenangkan azab yang diterima mereka."

Ali bertanya: "Apakah yang ayahanda lihat di sana?" Rasulullah SAW menjawab: "Aku lihat ada perempuan digantung rambutnya, otak kepalanya menggelegak. Aku lihat perempuan digantung lidahnya, tangannya diikat ke belakang dan timah cair di-curah ke dalam halkumnya (tekak). "Aku lihat perempuan yang digantung kedua kakinya terikat, tangannya diikat ke ubun-ubunnya, disuakan ular dan kalajengking. Aku lihat perempuan yang memakan dagingnya sendiri, di bawahnya dinyalakan api neraka. Aku lihat perempuan mukanya hitam dan memakan tali perutnya sendiri. "Aku lihat perempuan yang telinga pekak dan matanya buta, diisikan ke dalam peti yang diperbuat daripada api neraka, otaknya keluar daripada lubang hidung, badan bau busuk kerana penyakit kusta dan sopak.

"Aku lihat perempuan yang kepalanya seperti babi, badannya seperti himar berbagai kesengsaraan dihadapinya. Aku lihat perempuan yang rupanya seperti anjing, kalajengking dan ular masuk ke kemaluannya, mulut dan pelepasnya (punggung). Malaikat memukulnya dengan corong api neraka." Fatimah pun bertanya kepada ayahandanya: "Ayahanda yang dikasihi, beritakanlah kepada ananda, apakah kesalahan yang dilakukan oleh perempuan itu?"

Rasulullah menjawab: "Fatimah, adapun perempuan tergantung rambutnya itu adalah perempuan yang tidak menutup rambut daripada bukan muhrimnya. Perempuan tergantung lidahnya ialah perempuan yang menggunakan lidahnya untuk memaki dan menyakiti hati suaminya. "Perempuan yang digantung susunya adalah perempuan yang menyusukan anak orang lain tanpa suaminya. Perempuan kedua kakinya tergantung itu ialah perempuan yang keluar dari rumahnya tanpa izin suaminya.

"Perempuan tidak mau mandi setelah haid nan nifas ialah perempuan yang memakan badannya sendiri, juga kerana ia berhias untuk lelaki bukan suaminya dan suka mengumpat orang. "Perempuan yang memotong badannya sendiri dengan gunting api neraka kerana ia memperkenalkan dirinya kepada orang asing, bersolek dan berhias supaya kecantikannya dilihat lelaki lain. "Perempuan diikat kedua kakinya dan tangannya ke atas ubun-ubunnya, disuakan ular dan kalajengking kepadanya kerana ia boleh sembahyang tetapi tidak mengerjakannya dan tidak mandi janabah. "Perempuan kepalanya seperti babi dan badannya seperti himar ialah ahli pengumpat dan pendusta. Perempuan rupanya seperti anjing ialah perempuan yang suka membuat fitnah dan membenci suaminya.

Seterusnya Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: "Perempuan menyakit hati suami dengan lidahnya pada hari kiamat nanti Allah jadikan lidahnya sepanjang 70 hasta kemudian diikat di belakang tengkoknya." Abu Bakar as-Sidik mengatakan, aku dengar Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: "Perempuan menggunakan lidah untuk menyakiti hati suaminya ia akan dilaknat dan kemurkaan Allah." Usamah bin Zaid menceritakan, bahawa Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: "Aku berdiri di atas syurga, kebanyakan yang masuk ke dalamnya adalah golongan miskin dan orang kaya tertahan di luar pintu syurga kerana dihisab. Selain daripada itu ahli neraka diperintahkan masuk ke dalam neraka, dan aku berdiri di atas pintu neraka, ku lihat kebanyakan yang masuk ke dalam neraka adalah perempuan."

Rasulullah SAW bersabda yang bermaksud: "Aku lihat api neraka, tidak pernah aku melihatnya seperti hari ini, kerana ada pemandangan yang dahsyat di dalamnya aku saksikan kebanyakan ahli neraka adalah perempuan." Rasulullah SAW ditanya, mengapa ya Rasulullah? Baginda SAW menjawab: "Perempuan mengkufurkan suaminya dan mengkufurkan ihsannya, Jika engkau membuat baik kepadanya seberapa banyak pun dia belum berpuas hati dan cukup."
 






Sunday, 8 July 2012

Empat perkara yang tersembunyi

Sesungguhnya Allah SWT menyembunyikan empat perkara dalam empat keadaan 

1. Disembunyikan redha-Nya pada ketaatan hamba-Nya.. 
Maka janganlah menghina amal yang remeh dan sedikit, kemungkinan ada pada amal tersebut redha Allah tanpa diketahui..

2. Disembunyikan kemurkaan-Nya pada kemaksiatan hamba-Nya
Maka janganlah memperkecil dosa yang kecil, kemungkinan terdapat kemurkaan Allah yang tidak diketahui...

3. Disembunyikan waktu dikabulkan doa
Maka janganlah memandang remeh dalam berdoa.. Boleh jadi doa tersebut bertepatan dengan waktu dimakbulkan doa, sedangkan manusia itu tidak mengetahui..

4. Disembunyikan juga wali dalam kalangan hamba-Nya
Maka janganlah antara kamu memperlekeh mereka yang berpakaian hodoh dan buruk.. Barangkali dia adalah wali Allah dan kamu tidak mengetahui..

Sekian,
Assalamualaikum

Thursday, 5 July 2012

Rahsia Rukun Sembahyang

Kita mestilah memenuhi 13 rukun sembahyang sama ada mengerjakan solat fardhu atau sunat.. Selain dari menjadi syarat sah solat, sebenarnya rukun sembahyang mempunyai hikmah yang tersembunyi disebaliknya...

Niat Sembahyang
- memelihara taubat kita dari dunia dan akhirat

Berdiri Tegak
- Fadilatnya, ketika mati dapat meluaskan tempat kita di dalam kubur

Takbiratul Ihram
- Fadilatnya, sebagai pelita yang menerangi kita di dalam kubur

Membaca Surah al-Fatihah
- sebagai pakaian yang indah-indah di dalam kubur

Rukuk
- sebagai tikar kita di dalam kubur

Iktidal
- akan memberi minuman, air dari telaga al-kautsar ketika di dalam kubur

Sujud
-memagar kita ketika menyeberangi titian Siratul Mustakim

Duduk Antara Dua Sujud
- akan menaung panji-panji nabi kita di dalam kubur

Duduk Tahhiyat Akhir
- menjadi kenderaan ketika kita di Padang Mahsyar

Membaca Tasyahhud
- sebagai penjawab bagi soalan yang dikemukakan oleh Mungkar Nakir di dalam kubur

Selawat Nabi
- sebagai pendinding api neraka di dalam kubur

Salam
- memelihara kita di dalam kubur

Tertib
- akan pertemuan kita dengan Allah S.W.T



Sekian,
Assalammualaikum